Belajarlah Ilmu Kepemimpinan dari Semut semut yang tidak pernah berhenti, putus asa, frustasi,
takut untuk selalu mencoba dan berusaha untuk tetap sampai pada tujuannya.
Sementara kita manusia, yang dikatakan mahluk terbaik dilengkapi akal pikiran
malah suka sebaliknya, bahkan masih banyak yang bunuh diri karena cobalah kita perhatikan semut dengan rasa kebersamaan dalam pemimpin dalam kepemimpinan ini kita harus bisa asuh Anak buah kita sebagai pimpinan
Jika seorang anak selalu dikasihani, ia akan
belajar mengasihani diri sendiri.
Jika seorang anak hidup dalam cemoohan, ia akan menjadi pemalu.
Jika seorang anak hidup dalam kecemburuan, ia akan belajar iri hati.
Jika seorang anak hidup dalam aib, ia akan selalu merasa bersalah.
Jika seorang anak selalu diberi dorongan, ia akan menjadi percaya diri.
Jika seorang anak hidup dalam toleransi, ia akan belajar bersabar.
Jika seorang anak selalu mendapat pujian, ia akan belajar menghargai.
Jika seorang anak merasa diterima, ia akan belajar mengasihi.
Dalam bukunya ,”All Men Are Brothers ” Mahatma Gandhi menulis tentang pentingnya penanaman nilai terhadap anak-anak sejak usia yang sangat dini. Seorang psikoanalis yang terkenal Sigmund Freud menyetujui pendapat tersebut. Suatu kali seorang wanita bertanya, ” Seberapa dini-kah saya harus mulai mengajar anak saya ?”
Freud menjawab dengan suatu pertanyaan, ” kapan anak anda lahir ?”
” Lahir ?” kata wanita itu. ” Dia sudah berusia lima tahun”
” Ya ampun,” seru Freud, “Jangan hanya berdiri di sini berbincang-bincang dengan saya… cepat pulang! Anda telah kehilangan lima tahun yang terbaik
Jika seorang anak hidup dalam cemoohan, ia akan menjadi pemalu.
Jika seorang anak hidup dalam kecemburuan, ia akan belajar iri hati.
Jika seorang anak hidup dalam aib, ia akan selalu merasa bersalah.
Jika seorang anak selalu diberi dorongan, ia akan menjadi percaya diri.
Jika seorang anak hidup dalam toleransi, ia akan belajar bersabar.
Jika seorang anak selalu mendapat pujian, ia akan belajar menghargai.
Jika seorang anak merasa diterima, ia akan belajar mengasihi.
Dalam bukunya ,”All Men Are Brothers ” Mahatma Gandhi menulis tentang pentingnya penanaman nilai terhadap anak-anak sejak usia yang sangat dini. Seorang psikoanalis yang terkenal Sigmund Freud menyetujui pendapat tersebut. Suatu kali seorang wanita bertanya, ” Seberapa dini-kah saya harus mulai mengajar anak saya ?”
Freud menjawab dengan suatu pertanyaan, ” kapan anak anda lahir ?”
” Lahir ?” kata wanita itu. ” Dia sudah berusia lima tahun”
” Ya ampun,” seru Freud, “Jangan hanya berdiri di sini berbincang-bincang dengan saya… cepat pulang! Anda telah kehilangan lima tahun yang terbaik
Lebih baik kita gagal mengupayakan sesuatu yang baik, daripada BERHASIL
TIDAK MELAKUKAN APA PUN

Tidak ada komentar:
Posting Komentar