definisi kepribadian yang telah dikemukakan oleh Allport sebagai berikut.
Kepribadian itu merupakan organisasi yang dinamis. Dengan kata lain, ia tidak statis, tetapi senantiasa berubah setiap saat. Organisasi tersebut terdapat dalam diri individu. Jadi, tidak meliputi hal-hal yang berada di luar diri individu. Organisasi itu berdiri atas sistem psikis, yang menurut Allport meliputi, antara lain, sifat dan bakat, serta sistem fisik (anggota dan organ-organ tubuh) yang saling terkait. Organisasi itu menentukan corak penyesuaian diri yang unik dari tiap individu terhadap lingkungannya.
ciri-ciri kepribadian yang sehat sebagai berikut.
1.Mampu memberikan penilaian secara realistik terhadap diri sendiri, baik tentang kelebihan maupun kekurangannya.
2.Mau menerima situasi dan kondisi yang sedang dialami, serta berusaha untuk menghadapinya tanpa ada keluhan.
3.Mampu menempatkan diri dan melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang yang berbeda.
4.Bertanggungjawab dalam mengatasi semua permasalahan dan tugas yang ada.
5.Memiliki sifat mandiri, terutama dalam mengambil keputusan.
6.Mampu mengontrol emosi dalam diri dan mengarahkannya secara positif, tidak merusak.
7.Mempunyai tujuan yang jelas dan terarah.
8.Memiliki kepedulian yang tinggi, baik kepada orang lain maupun situasi atau masalah-masalah di lingkungan sekitar.
9.Mampu beradaptasi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial.
10.Situasi kehidupannya diwarnai dengan kebahagiaan yang didukung oleh faktor prestasi, penerimaan, dan kasih sayang.
4 macam dan ada banyak sekali teori yang
menggunakan istilah yang berbeda bahkan ada yang menggunakan warna, tetapi
polanya tetap sama. Secara umum kepribadian ada 4, yaitu :
1. Koleris : tipe ini bercirikan pribadi yang suka kemandirian, tegas,
berapi-api, suka tantangan, bos atas dirinya sendiri.
2. Sanguinis : tipe ini bercirikan suka dengan hal praktis, happy dan ceria
selalu, suka kejutan, suka sekali dengan kegiatan social dan bersenang-senang.
3. Phlegmatis : tipe ini bercirikan suka bekerjasama, menghindari
konflik, tidak suka perubahan mendadak, teman bicara yang enak, menyukai hal
yang pasti.
4. Melankolis : tipe ini bercirikan suka dengan hal detil, menyimpan
kemarahan, Perfection, suka instruksi yang jelas, kegiatan rutin sangat
disukai.
Kepribadian bukanlah karakter.
Setiap orang punya kepribadian yang berbeda-beda. Nah dari ke 4 kepribadian
tersebut, masing-masing kepribadian tersebut memiliki kelemahan dan keunggulan
masing-masing. Misalnya tipe koleris identik dengan orang yang berbicara
“kasar” dan terkadang tidak peduli, sanguin pribadi yang sering susah diajak
untuk serius, phlegmatis sering kali susah diajak melangkah yang pasti dan
terkesan pasif, melankolis terjebak dengan dilemma pribadi “iya” dimulut dan
“tidak” dihati, serta cenderung perfectionis dalam detil kehidupan serta inilah
yang terkadang membuat orang lain cukup kerepotan.
Tiap manusia tidak bisa
memilih kepribadiannya, kepribadian sudah hadiah dari Tuhan sang pencipta saat
manusia dilahirkan. Dan setiap orang yang memiliki kepribadian pasti ada
kelemahannya dan kelebihannya di aspek kehidupan social dan masing-masing
pribadi. Mudah ya, penjelasan ini.
Nah, karakter nya dimana? Saat
tiap manusia belajar untuk mengatasi kelemahannya dan memperbaiki kelemahannya
dan memunculkan kebiasaan positif yang baru maka inilah yang disebut dengan
karakter. Misalnya, seorang koleris murni tetapi sangat santun dalam
menyampaikan pendapat dan instruksi kepada sesamanya, seorang yang sanguin
mampu membawa dirinya untuk bersikap serius dalam situasi yang membutuhkan
ketenangan dan perhatian fokus. Itulah Karakter. Pendidikan Karakter adalah
pemberian pandangan mengenai berbagai jenis nilai hidup, seperti kejujuran, kecerdasan,
kepedulian dan lain-lainnya. Dan itu adalah pilihan dari masing-masing individu
yang perlu dikembangkan dan perlu di bina, sejak usia dini (idealnya).
Karakter tidak bisa
diwariskan, karakter tidak bisa dibeli dan karakter tidak bisa ditukar. Karakter harus DIBANGUN danDIKEMBANGKAN secara sadar hari demi hari dengan
melalui suatu PROSES yang tidak instan.
Karakter bukanlah sesuatu bawaan sejak lahir yang tidak dapat diubah lagi
seperti sidik jari.
Banyak saya perhatikan bahwa
orang-orang dengan karakter buruk cenderung mempersalahkan keadaan mereka.
Mereka sering menyatakan bahwa cara mereka dibesarkan yang salah, kesulitan
keuangan, perlakuan orang lain atau kondisi lainnya yang menjadikan mereka
seperti sekarang ini. Memang benar bahwa dalam kehidupan, kita harus menghadapi
banyak hal di luar kendali kita, namun karakter Anda tidaklah demikian.
Karakter Anda selalu merupakan hasil pilihan Anda.
Ketahuilah bahwa Anda
mempunyai potensi untuk menjadi seorang pribadi yang berkarakter, upayakanlah itu.
Karakter, lebih dari apapun dan akan menjadikan Anda seorang pribadi yang
memiliki nilai tambah. Karakter akan melindungi segala sesuatu yang Anda hargai
dalam kehidupan ini.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar